Pelaksanaan sasaran keselamatan pasien resiko jatuh di ruang rawat bedah RSUD Panembahan Senopati Bantul

Emi Tri Harwati, Patria Asda, Eva Runi Khristiani

Abstract


pasien dan rumah sakit. Pasien sudah pasti mengalami kerugian akibat cedera yang mungkin ditimbulkan dan meningkatnya biaya pelayanan. Data dari Joint Commision Internationale from United Stated, yang telah di laporkan bahwa terdapat 120 kejadian jatuh di tahun 2018. Data di Indonesia, untuk melaporkan insiden keselamatan pasien ada 103 rumah sakit. Pasien dengan kejadian jatuh di rumah sakit merupakan masalah yang serius karena dapat menyebabkan cedera ringan sampai berat bankan kematian,serta menimbulkan trauma psikologis

Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan sasaran keselamatan resiko jatuh di ruang bedah RSUD Panembahan Senopati Bantul

Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu metode dalam meneliti populasi atau sampel tertentu, instrumen penelitian dijadikan alat untuk pengumpulan data, analisis data berbentuk statistik. Penelitian dilaksanakan di Ruang Bedah RSUD Panembahan Senopati dengan jumlah sampel 32 perawat. Hasil : Pelaksanaan sasaran keselamatan pasien resiko jatuh sedang di ruang bedah RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta sebagian besar hasilnya baik yaitu 28 (93,3%) responden, sedang untuk resiko jatuh tinggi juga mendapatkan hasil baik yaitu 27 (90%) responden

Kesimpulan : Sebagian besar perawat ruang bedah melaksanakan sasaran keselamatan pasien (resiko jatuh)dengan hasil yang baik.

 

 


Keywords


sasaran keselamatan pasien; resiko jatuh

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.47317/mikki.v10i1.337

Copyright (c) 2021 MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia)

View My Stats