HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT STRES LANSIA DI BALAI SOSIAL TRESNA WERDHA

Patria Asda, Marius Agung Sasmita Jati, Angelo Freitas

Abstract


ABSTRAK

Latar Belakang: Stres adalah respon tubuh yang tidak spesifik terhadap setiap
kebutuhan tubuh yang terganggu, suatu fenomena universal yang terjadi dalam
kehidupan sehari hari dan tidak dapat dihindari, setiap orang mengalaminya,
stres memberi dampak total secara individu yaitu terhadap fisik, psikologis,
intelektual, sosial dan spritual. Stres dapat mengancam keseimbangan
fisiologis. Jumlah lansia adalah 88 orang laki-laki 32 orang dan perempuan 56
orang dan untuk yang tidak memenuhi kriteria ada 16 orang.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan dukungan keluarga
dengan tingkat stres pada lansia
Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, dengan
pendekatan cross sectional. Sampel sejumlah 42 orang. Instrument penelitian
adalah kuesioner

Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dan hasil data yang di uji menggunakan
statistik dengan speraman rank bahwa lansia yang di Balai pelayanan sosial
tresna werdha unit budi luhur kasongan bantul yogyakarta. Dukungan keluarga
Kurang 35 orang (83,3%), Cukup 6 orang (14,3%), Baik 1 orang (2,4%), untuk
Tingkat stres Ringan 4 orang (9,5%), Sedang 34 orang (81,0%), Berat 4 orang
(9,5%). Dengan taraf kesalahan yaitu 0,1 dan nilai signifikan yaitu 0,03.
Simpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara Hubungan dukungan
keluarga dengan tingkat stres pada lansia di Balai pelayanan sosial tresna
werdha unit budi luhur kasongan bantul yogyakarta. Dan nilai correlation
coefficient positif dengan nilai sebesar 0,452 menunjukan bahwa keeratan
hubungan korelasi termasuk dalam kategori sedang


Keywords


Dukungan keluarga;tingkat stres lansia

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.47317/mikki.v8i1.169

Copyright (c) 2019 MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia)

View My Stats