KARAKTERISTIK POLA ELIMINASI DEFEKASI LANSIA DI POSYANDU LANSIA MANISJANGAN YOGYAKARTA

Fransisca Anjar Rina

Abstract


Latar belakang: Dalam proses pencernaan makanan, makanan yang masuk kedalam tubuh akan dicerna
menjadi sari sari makanan yang akan diserap oleh usus, sedangkan sisanya yang tidak dapat diserap oleh
tubuh akan dikeluarkan dalam bentuk tinja. Salah satu kelompok yang sering kali mengalami gangguan
pola eliminasi defekasi adalah kelompok usia lanjut, dimana kelompok ini seringkali mengalami konstipasi.
Tujuan penelitian: memberikan gambaran karakteristik pola eliminasi defekasi pada lansia di Posyandu
Lansia Manisjangan Yogyakarta.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain diskriptif kuantitatif. Jumlah sample dalam
penelitian ini sebanyak 32 responden yang dipilih secara acak. Penelitian ini dilakukan pada 19 - 24 Maret
2019 di Posyandu Lansia Manisjangan Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara
langsung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik diskriptif proporsi prosentase.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan karakteristik frekuensi defekasi sebagian besar (59,37%) adalah 1 kali
perhari, konsistensi feces yang dikeluarkan saat defekasi sebagian besar (81,25%) adalah lembek, kekuatan
mengejan saat defekasi sebagian besar (87,5%) adalah sedikit mengejan.
Simpulan dan saran: Sebagian besar lansia di Posyandu Lansia Manisjangan memiliki pola defekasi
teratur 1 kali/hari, konsistensi lembek dan sedikit mengejan saat defekasi. Bagi tenaga kesehatan di
Puskesmas sebaiknya memberikan edukasi bagi lansia yang ada di masyarakat agar mengkonsumsi
makanan yang mengandung serat 2-3 kali/hari untuk menjaga pola eliminasi defekasi lansia tetap teratur.


Keywords


pola eliminasi defekasi, lansia.

Full Text:

PDF


Statistik Pengunjung