DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI DIRI TENTANG TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERCULOSIS DI WILAYAH PUSKESMAS JETIS 1, BANTUL

Handriani Kristanti, Novita Sekarwati

Abstract


Latar Belakang:Tuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh
infeksi basil tahan asam (Acid Alcohol Fast Bacillus/ AAFB). Berdasarkan data yang di peroleh dari
Puskesmas Jetis I Jumlah penderita TBC 3 tahun terakhir adalah sebagai berikut tahun 2015 sebanyak
18 penderita , tahun 2016 sebanyak 16 penderita dan tahun 2017 sampai bulan September sebanyak 26
Penderita. Pengobatan pasien TB Paru yaitu dengan pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) yang
diberikan secara gratis.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga dan motivasi
penderita Tuberkulosis tentang tingkat kepatuhan minum obat anti tuberkulosis di Wilayah Puskesmas
Jetis I, Bantul.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga pada penderita TB
sudah baik, hal ini ditunjukkan dengan 86.6 % memiliki dukungan keluarga baik. Sebagian responden
bekerja sebagai petani dan aktivitas dirumah juga lebih banyak, sehingga komunikasi antar keluarga
sudah maksimal. Untuk motivasi diri sebanyak 25 responden (83.33%). Motivasi diri responden
dipengaruhi oleh beberapa hal seperti faktor tingkat pendidikan dan pengetahuan, walaupun sebagian
besar responden disini tingkat pendidikan SD tetapi motivasi untuk mencapai kesembuhan tinggi.
Kepatuhan Minum Obat 30 responden (100%) untuk mencapai tingkat kesembuhan.
Kesimpulan : Dukungan keluarga dan motivasi diri pasien berpengaruh terhadap kepatuhan minum
obat anti tuberculosis di wilayah Puskesmas Jetis I, Bantul.


Keywords


Tuberculosis, dukungan keluarga, motivasi diri, kepatuhan

Full Text:

PDF


Statistik Pengunjung